Thursday, July 9, 2009

Puisi kedua: MiR

Dalam seketika aku menanti

Tidak sedetik aku berhenti

Selama seusia aku mencintai

Walau seluas samudera jarak kita

Walau sedalam jurang perbezaan

Aku kan tetap menanti, mencintai

Setiap darah yang mengalir di tubuh

Hingga tiba waktu itu, aku kan berhenti

1 comment:

  1. arrgghh..best giler...mintak permintion nk copy ek..

    ReplyDelete